Oleh Putu Swastawa
Datang dari langit begitu deras,
menutup hari yang teramat lengas,
datangpun tiada harus memelas,
o hujan, engkau wujud rasa iklas.
Dirimu, datang berbulir-bulir,
jatuhmu bersambung sambung mengalir,
meresapkan kesejukan dalam angin semilir,
menghapuskan sariawan bumi yang semakin getir.
Engkau, meresap ke dalam bumi,
setiap relung akar ilalang engkau huni,
membekapkan harapan hingga berhari-hari.
Engkau benih kesejukan di setiap pagi,
berwujud permata dalam kemilau hari,
engkau jabang dari sejuta perca permata hari.
==
Salam bahagia
