Mie instan saat ini menjadi makanan favorit karena kepraktisan dan harga yang murah. Namun, harus diperhatikan bahwa makanan ini dapat menjadi bahaya bagi masa depan anda jika anda tidak mengetahui penyiapannya dan bagaimana anda akan memiimalkan efek berbahaya bagi badan anda:
- Mie instan yang dapat bertahan lama tanpa gangguan kandungan sudah pasti mengandung pengawet. Ini bukan karena pengawetnya terkandung dalam kondisi yang dinyatakan aman menurut standar kesehatan. Standar kesehatan perlu diperhatikan bahwa penelitian mengenai standar kesehatan tidak menghitung keseluruhan hari hingga hidup seseorang berakhir,s ehingga prosedur itu tidak menghitung akumulasi atau penumpukan yang terjadi pada masa tua menjelang akhir hidup anda. Akumulasi racun ini nantinya mewujudkan sakit pada badan anda, dan tidak ada proses medikasi tan recovery yang dapat dilakukan.
- Mie instant yang harganya murah tentu memerlukan bahan-bahan yang murah. Jika mie istant dibuat oleh yang semata-mata berorientasi profit atau untung maka hal ini amatlah berbahaya. Si pembuat umumnya tidak memakan hasil karyanya karena dia tahu makanannya berbahaya. Bahan yang berharga murah dan dapat menghasilkan mie dengan penampakan baik pada umumnya berbahaya, terutama pengenyal. Jika kita menggunakan gluten untuk pengenyal, harganya jauh lebih mahal daripada pengenyal boraks. Tambahan lagi, dari segi penampakan, boraks menghasilkan mie dengan kualitas penampakan yang lebih menggiurkan.
Kedua komponen ini umumnya memiliki kelarutan yang cukup baik di dalam air hangat. Sementara itu pengawet umumnya lartu baik di dalam lemak atau minyak. Mie instant yang dijual di toko-toko pada umumnya kering dengan kandungan minyak yang cukup banyak. Jika anda merebus mie di dalam air hangat, lemak-lemak ini akan lepas dan mengapung ke permukaan air panas dan akan segera membeku lagi begitu air bersuhu kurang dari 60 derajat celcius. Di dalam lemak inilah pengawet mie terlarut.
Mohon baca juga bumbu-mie-instan.
Dengan kecenderungan ini, maka kita dapat meminimalkan bahan berbahaya di dalam mie :
- Jangan gunakan bumbu mie yang dibawa oleh mie tersebut. Terutama untuk yang vegetarian dan vegana tau berpantang dengan daging tertentu, buanglah bumbu yang mengandung ekstrak daging tersebut. Gunakanlah bumbu alami untuk kesehatan anda.
- Rebuslah mie dengan air cukup banyak dan panas sehingga lemak dimana pengawet mie tersimpan dapat lepas dari mie, selanjutnya lemak-lemak ini dibuang. Air rebusan mie juga harus dibuang atau dipakai sedikit saja jika memerlukannya. Air rebusan ini megnandung bahan-bahan berbahaya yang larut di dalam air. Panasnya air akan menjadikan bahan-bahan berbahaya itu lebih larut ke dalam air dengan demikian, kita meminimalkan bahan ini di dalam makanan mie instan.
Salam bahagia













