Ketika kita belajar dan belum merencanakan sesuatu, mungkin sudah banyak hal yang tertanam di dalam pikiran yang seringkali menjadi dasar pengawasan terhadap informasi yang dilewatkan melalui indera dan dipelihara di dalam pikiran. Untuk hal-hal yang mempermudah kehidupan, memori pikiran tidaklah perlu diperhatikan serius. Hal-hal yang menjadikan kita dapat berkeputusan salah-lah yang haus diperhatikan dengan baik, karena keputusan ini menentukan apa yang akan dipelihara di dalam diri, jika yang dipelihara ternyata tidak sejalan dengan visi dan misi diri maka hal ini akan menjadikan kerajaan diri kacau balau dan tentu saja kerajaan diri itu tidak bahagia.
Menata ulang isi pikiran yang telah tertanam puluhan tahun bukanlah pekerjaan mudah. Proses ini memerlukan waktu minimal sama dengan waktu pengisiannya. Bukan karena seseorang lemah, tetapi karena membongkar pikiran lebih sering menisik keselahan sendiri agar terihat oleh lingkungan.
salam bahagia
