Engkau teramat bening,
datang dari kelam yang begitu hening,
berserakan dengan sejuta kemilau,
di pucuk-pucuk hijau yang memberi kesejukan.
Engkau tersenyum dengan secerah dirimu,
memancarkan sepenuh kejujuran penciptamu,
engkau permata pagi,
permata kehidupan,
keindahanmu menaklukkan kerlap kerlip lampu kota,
dan menggelamkan pesona sebuah intan.
Hadirmu membasahi kaki kegersangan,
membawa senyum dan kesegaran ilalang,
membawa senyum bunga mekar di taman,
menghadirkan canda tawa kekupu dan anak dara,
bermain dan berlarian kecil di saksikan surya,
membekapkan kehangatan selimut jagat raya.
Salam bahagia.
